DIALOG WAKIL RAKYAT DI GERBANG PROJOTAMANSARI

Kamis Legi, 28 Januari 2010 00:00 WIB ∼ 49 Komentar (0)

Komitmen DPRD Bantul untuk senantiasa membangun komunikasi dengan rakyat rasanya tak pernah henti dan tak pernah kehabisan media. Disela-sela kesibukannya melakukan pembahasan APBD Kabupaten Bantul tahun 2010, alat kelengkapan DPRD secara bergiliran melakukan dialog interaktif di Bantul Radio dalam program Gerbang Projotamansari. Upaya inipun ternyata  banyak direspon oleh masyarakat, terbukti setiap kali siaran tidak pernah sepi dari penelpon yang menyampaikan aspirasi, menanyakan ketugasan, komitmen dan hal-hal yang akan dilakukan oleh DPRD dalam merespon aspirasi masyarakat. Dari enam kali siaran, disamping  kehadiran Arif Hariyanto, S.Si. mewakili unsur Pimpinan, Yudha Prassesianta Wibawa dari Badan Anggaran dan  empat Komisi DPRD Bantul telah berpartisipasi dalam acara tersebut.
Wakil Ketua DPRD Bantul Arif Haryanto,S.Si dengan tema Membangun Lembaga DPRD yang Aspiratif dan Demokratis memaparkan bagaimana peran dan fungsi DPRD ini harus bisa mewadahi dan menyalurkan kepentingan masyarakat.
Sementara dalam "Mendorong Partisipasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Kehidupan Demokrasi" Ketua Komisi A Eko Julianto Nugroho, SE menyampaikan bahwa peran rakyat untuk memberikan suaranya dalam setiap penyelenggaraan Pemilu menjadi penting, sehingga
Penampilan Pimpinan Komisi B secara lengkap yaitu Uminto Giring Wibowo, SE. MM. MH., Edi Prabowo, SE dan Ahmad Badawi memilih tema Mendorong Industri Kerajinan Rakyat dalam Industri Persaingan Global. Dalam pemaparannya bahwa Bantul sebenarnya memiliki potensi industri yang luar biasa. Hanya saja dalam pemasarannya sering belum maksimal sehingga sektor Industri Rakyat Bantul sekalipun saat ini sudah menggeliat namun masih perlu didorong agar tidak tenggelam menghadapi persaingan pasar global.
Komisi C yang mewakilkan Agung Laksmono, S.Si sebagai narasumber  membahas Tata Ruang Yang Produktif dan Berwawasan Lingkungan. Menurut Agung Tata Ruang menjadi penting untuk menciptakan kondisi lingkungan yang produktif dan kondusif. Maraknya pembangunan yang tidak memperhatikan tata ruang pada akhirnya akan berdampak pada lingkungan yang tidak sehat sehingga menjadi tidak kondusif.
Fachrudin,SAg.sebagai Ketua Komisi D yang salah satunya membidangi Pendidikan menyampaikan bahwa  Menyiapkan Generasi Yang Cerdas, Terampil dan Berahklak Mulia merupakan kebutuhan pokok bagi Bantul. Dengan demikian siapapun yang memimpin Bantul (Bupatinya) dalam menyiapkan generasi penerus harus tetap berpedoman untuk menetak generasi yang  cerdas, terampil  dan berahklak mulia.
Sementara Badan Anggaran dengan narasumber Yudha Prasessianta Wibawa, SE dan Ihwan Tamrin Murrdiyanto, SE menyampaikan DPRD Bantul telah berusaha seara maksimal agar APBD 2010  diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat secara luas untuk kepentingan masyarakat. Mengingat  keterbatasan APBD Bantul tahun 2010, salah satu cara yang ditempuh adalah melakukan  rasionalisasi pada belanja rutin dengan prinsip efisiensi dan mengau skala prioritas, sehingga anggaran yang langsung untuk  rakyat tetap tidak dikurangi.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.