KOMISI A TINJAU PELAKSANAAN UJICOBA SIAK DI KECAMATAN BANTUL

Kamis Wage, 10 Juni 2010 00:00 WIB ∼ 120 Komentar (0)

       Berdasar amanat Undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, dan Peraturan Presiden Nomor 26 tahun 2009 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Diharapkan dengan adanya NIK dan Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) maka bisa menyelesaikan segala permasalahan  yang timbul akibat identitas ganda maupun identitas yang tidak lengkap.
       Nomor Induk Kependudukan (NIK) berlaku secara nasional, dalam bahasa sederhana satu orang penduduk hanya memiliki satu NIK. Data yang ada dalam NIK ini secara otomatis masuk  dalam Sistem administrasi Kependudukan (SIAK) yang merupakan data kependudukan dari seluruh wilayah Indonesia dalam satu jaringan integral. Di dalamnya, semua data kependudukan di daerah-daerah saling terkoneksi. Mulai dari tingkat desa, kelurahan, hingga kabupaten dan provinsi. Dengan SIAK, data kependudukan dari Sabang hingga Merauke bisa dilihat dan dimonitor oleh pemerintah pusat. Tidak hanya terkoneksi, database kependudukan itu akan selalu aktual atau up to date. Penduduk yang meninggal, bertambah usia, dan pindah rumah bisa dilihat dalam sistem tersebut. Karena sifatnya yang aktual dan lengkap, SIAK akan menjadi dasar bagi semua kebijakan kependudukan di Indonesia.
       Penerapan sistem seperti ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan mengingat kegiatan ini melibatkan ratusan juta penduduk Indonesia. Kesuksesan pelaksanaan SIAK sangat didukung oleh NIK. Nomor Induk Kependudukan haruslah hanya dimiliki seorang penduduk dan tidak bisa dialihkan. Aplikasi NIK harus menyentuh segala usia, bisa diibaratkan “bayi lahir harus langsung punya NIK”.
       Komisi A DPRD Kabupaten Bantul belum lama ini melakukan pemantauan langsung ujicoba pelaksanaan SIAK di Kecamatan Bantul dan Dinas Kependudukan. Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, Eko Julianto Nugroho rombongan komisi A diterima oleh Camat Bantul Sri Muryamini. selain melakukan dialog, juga dilaksanakan peninjauan langsung ruangan per ruangan.

       Di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, rombongan komisi A langsung melakukan peninjauan pada sistem informasi yang dipakai untuk penerapan SIAK. satu persatu ruang ditinjau, bahkan ruang database kependudukan tidak luput dari perhatian. Kunjungan ini sebagai wujud komitmen Komisi A untuk ikut sera mengawal kesiapan Kabupaten Bantul dalam mempersiapkan penerapan SIAK di Kabupaten Bantul. lebih lanjut dikemukakan bahwa kesuksesan penerapan SIAK akan sangat berpengaruh pada pelaksanaan penerapan e-KTP yang ditargetkan selesai 2012 oleh pemerintah pusat.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.