PANSUS DPRD TINJAU BANGSAL KELAS III RSUD PANEMBAHAN SENOPATI KABUPATEN BANTUL

Jumat Wage, 21 Desember 2012 00:00 WIB ∼ 63 Komentar (0)

Kabupaten Bantul memiliki perangkat peraturan yang mengatur segala sisi kehidupan kemasyarakatan dan kelembagaan. Aturan tersebut berwujud Peraturan Daerah. Seperti halnya norma, undang-undang atau peraturan lainnya, Peraturan Daerah Kabupaten Bantul disusun untuk mengatur  dan memberikan kepastian hukum dan payung hukum yang jelas bagi masyarakat dalam melakukan segala aktivitasnya. Setiap Peraturan daerah dalam penyusunannya harus melalui sebuah alur perencanaan yang baik dan matang seperti halnya terlebih dahulu diadakan Publik Hearing, mendatangkan ahli atau praktisi dalam sebuah workshop atau rapat kerja, dan selalu berkoordinasi dengan SKPD terkait sehingga segala aspek yang didalam aturan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Ketua Pansus Jupriyanto, S.Si. berusaha agar Raperda tentang Tarif Pelayanan Kelas III dapat dilaksanakan sesuai dengan maksud dan tujuan pembentukan Raperda tersebut baik secara filosofis, sosiologis, yuridis.  Masyarakat sangat mengharapkan lahirnya peraturan yang berpihak kepada rakyat. Masyarakat menganggap bahwa sebuah aturan itu baik apabila aturan tersebut menjamin keadilan, ketertiban, kesejahteraan, serta sebagai sarana yang melindungi nilai-nilai maupun sebagai sarana mewujudkan kehidupan yang aman, nyaman dan tentram. Pansus ingin menghasilkan sebuah peraturan yang mampu menjadi payung hukum bagi masyarakat oleh sebab itu dalam kesempatan tersebut Pansus melaksanakan Peninjauan lapangan secara langsung ke RSUD Panembahan Senopati khususnya Bangsal kelas III untuk memperoleh dan menggali informasi sebanyak banyaknya dari masyarakat pengguna sarana tersebut secara  langsung terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Tarif Pelayanan Kelas III di RSUD Panembahan Senopati.
Dalam kesempatan tersebut Pansus  didampingi langsung oleh Direktor RSUD Panembahan Senopati dr.I Wayan Sudana, M.Kes. beserta jajarannya. Dalam kesempatan tersebut Panitia Khusus DPRD melakukan  dialog langsung dengan para pasien di Bangsal Kelas III RSUD Panembahan Senopati dan sekaligus mengecek semua fasilitas yang diberikan kepada pasien mulai dari Fasilitas di dalam kamar rawat inap, kebersihan dan fasilitas kamar mandi yang disediakan di Bangsal kelas III. Salah satu pasien Bangsal kelas 3 menyampaikan bahwa pelayanan di RSUD Panembahan Senopati sangat bagus, tindakan-tindakan medis yang diperlukan pasien selalu direspon perawat-perawat secara cepat dan tepat. Perawat dan petugas rumah sakit disini juga ramah dan sopan-sopan.
Perubahan pengelolaan RSUD Panembahan Senopati  dari Swakelola menjadi Badan layanan Umum Daerah (BLUD) adalah sesusi dengan amanat dari Peraturan Perundang-Undangan Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, tarif pelayan kelas satu dan kelas dua bagi rumah sakit berstatus BLUD diatur dalam Peraturan Bupati sedangkan kelas tiga diatur di dalam Peraturan Daerah.  dr.I Wayan  Sudana, M.Kes dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa manajemen RSUD Panembahan Senopati terus berupaya melakukan reformasi pelayanan dan penataan bangsal. Saat ini RSUD Panembahan Senopati sudah memiliki 289 unit tempat tidur dengan rincian 14 unit tempat tidur kelas I, 40 unit tempat tidur kelas II, 139 unit tempat tidur kelas III, 25 unit tempat tidur kelas VIP, dan 11 unit untuk ruang isolasi. Saat ini RSUD Panembahan Senopati membangun gedung baru untuk kelas III dengan kapasitas  55 unit tempat tidur.
Jupriyanto, S.Si. Ketua panitia khusus pembahas Tarif Pelayanan Kelas III beharap melalui proses panjang yang ditempuh nantinya  produk hukum yang dihasilkan mampu memberikan payung hukum bagi masyarakat Kabupaten Bantul sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang positif dari peraturan ini. Masukan dari masyarakat sangat penting sehingga kegiatan peninjauan langsung di lapangan seperti saat ini sangat penting dilakukan agar nantinya produk hukum yang dihasilkan dapat mengataasi permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga muaranya dapat terwujud Kabupaten Bantul yang Projotamansari, Sejahtera, Demokratis dan Agamis.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.