DPRD Bantul Adakan Workshop Raperda

Senin Pon, 27 Juni 2016 00:00 WIB ∼ 155 Komentar (0)

DPRD Bantul, Senin (27/6) dalam hal ini Badan Pembentukan Peraturan Daerah  adakan workshop berkaitan dengan RPJMD Bantul tahun 2016-2021. Acara dipimpin oleh Ketua Banleg Sudarto  dengan menghadirkan narasumber dari  Ir. Rd Maman Suherman, MP dari Propinsi DIY.
Dalam kesempatan tersebut, Narasumber dari  Propinsi, Maman  menjelaskan bahwa RPJMD harus punya prinsip strategis, Demokratis dan Partisipasif . “ Partisipasif dalam hal ini melibatkan masyarakat  serta bersifat politis karena harus menampung pokok pokok pikiran Dewan yang tertuang dalam RPJMD tersebut, “ kata Maman. RPJMD disamping harus sinkron dengan rencana nasional atau propinsi  juga harus menampung program pemerintah sekarang atau Nawacita-nya Presiden Jokowi. Pembangunan juga hanya membutuhkan dana 20-30 % dari Pemerintah selebihnya dari masyarakat.
Sementara itu Kepala Bappeda, Trisaktiyana menjelaskan bahwa dalam soal RPJMD pihak Bappeda telah berkonsultasi dengan Propinsi DIY dan Kementrian PAN dan RB sudah jadi dalam wujud draft buku RPJMD. “ kami mengusulkan ada penyesuaian angka dalam target mengingat ada yang tidak bisa dipenuhi di Propinsi DIY berarti Bantul juga tak bisa memenuhinya maka perlu revisi,” kata Trisakti. Dikatakannya lebih lanjut bahwa Visi Bantul tahun 2016-2021 memang ada perubahan di kata katanya namun dijamin masih mengacu pada RPJP tahun 2006-2025.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.