DPRD GELAR RAPAT DENGAR PENDAPAT TERKAIIT COVID 19 DI KABUPATEN BANTUL

Selasa Kliwon, 19 Mei 2020 12:29 WIB ∼ 25 Komentar (0)

Foto Berita

DPRD Kabupaten Bantul, Selasa (19/5) menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama jajaran Pemerintah Daerah terkait penanganan wabah Covid19 di Kabupaten Bantul. Rapat yang diselengarakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bantul dipimpin oleh Ketua DPRD, Hanung Raharjo, ST didampingi oleh jajaran wakil ketua DPRD dihadiri jajaran anggota DPRD, Sekretaris Daerah, dan Pimpinan OPD terkait antara lain Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan beberapa dinas lainnya.

Dalam sambutan awalnya, Ketua DPRD menyampaikan harapannya terkait perkembangan penanganan wabah Covid 19 ini mendapatkan kemajuan yang komprehensif. Penanganan yang dimaksud selain penanganan Covid 19 itu sendiri juga penanganan terhadap dampak yang ditimbulkannya.

Sekretaris Daerah, Drs. Helmi Jamharis, MM menyampaikan bahwa saat ini belum bisa dipetakan kapan puncak penyebaran Covid19  ini terjadi, mengingat masih ada beberapa kluster yang masih aktif. Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan secara masif masih melakukan tracing terhadap penyebaran virus ini di kluster-kluster yang masih aktif. Upaya ini dibarengi dengan dilaksanakannya rapid test secara massal baik untuk masyarakat umum, ODP, PDP, pelaku perjalanan dan pemudik yang nekat dan sampai ke daerah tujuan mengingat penyebaran Covid 19 di Bantul juga terkendala adanya transmisi lokal dan adanya orang tanpa gejala (OTG).

Upaya yang lain adalah meminimalisasi dampak secara ekonomi dan jaring sosial. terkait dampak ekonomi Pemerintah Daerah telah melakukan distribusi bantuan bagi yang terdampak di beberapa titik. Untuk jaring sosial, saat ini Pemerintah Daerah membantu penyaluran dari Pemerintah Pusat, sedangkan untuk Pemerintah Propinsi sedang dalam proses penyiapan.

Upaya lain yang difasilitasi Pemerintah Daerah yaitu dalam hal penegakkan hukum terhadap pelanggar sosial distancing, pelayanan pemulasaran jenazah korban Covid19 dan penyuluhan-penyuluhan di sentra ekonomi seperti pasar-pasar untuk sepenuhnya memenuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.