Pansus I DPRD Bantul Uji Petik Reklame

Selasa Pon, 29 September 2020 14:52 WIB ∼ 50 Komentar (0)

Foto Berita

Pansus I DPRD Bantul, hari ini Selasa (29/9) mengadakan uji petik perihal reklame di Bantul. Ada 4 titik yang menjadi lokasi uji petik masing masing adalah Perempatan Dongkelan, Blok O,Ketandan dan Giwangan. Rombongan pansus dipipimpin oleh ketua Pansus I, Drs. Pambudi Mulya,M,Si dengan didampingi oleh anggota Pansus lainnya beserta OPD Terkait seperti BPKAD,Dinas Kominfo, Dipertaru,DPUPKP,DPMPT,Satpol PP dan Bagian Hukum, .

Ketua Pansus I Drs.Pambudi Mulya,M.Si dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa uji petik ini nantinya akan menjadi bahan masukan buat Pansus terkait Raperda  Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 20 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame dan Media Informasi. " Hari ini bisa kita saksikan bahwa ternyata di lapangan penataan reklame masih begitu semrawut dan tak sesuai dengan Perda pemasangan reklamenya, padahal dalam perda dinyatakan bahwa hanya ada satu titik di masing masing sudut perempatan teryata kenyataannya lebih," ujar Pambudi Mulya. Bahkan Pansus juga menemukan pemasangan reklame yang tak berijin karena ijinnya belum bisa dikeluarkan, tapi keburu dipasang para vendor biro iklan.

Selanjutnya Pambudi mengatakan ada baiknya soal jarak dalam pemasangan reklame tak dibahas namun lebih mengedepankan pola penataan yang baik misalnya dibuat seragam baik ketinggian ataupun ukurannya dan dipasang dengan tak merusak estetika pemandangan. " Mengingat reklame juga merupakan sumber pendapatan PAD maka seharusnya bisa diatur dengan baik pendapatan dapat estetika juga dapat dan tak kelihatan semrawut, " ujarnya.

Sementara itu Agus Sutomo dari Pol PP Bantul mengatakan bahwa pihak SatPol PP siap melakukan penertiban jikalau memang dianggap perlu dan diberi mandat penuh baik oleh Bupati atau DPRD  untuk melakukan operasi reklame tak berijin. " kami siap menertibkan, " ujar Agus.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.