DPRD terima audiensi pedagang Pasar Babrik Argorejo

Selasa Kliwon, 6 Oktober 2020 15:58 WIB ∼ 39 Komentar (0)

Foto Berita

DPRD Bantul hari ini,Selasa (6/10) menerima audiensi pedagang pasar Babrik Argorejo Sedayu. Kedatangan mereka diterima oleh Pimpinan Komisi A, Agus Salim didampingi oleh anggota Komisi A lainnya. 

" Maksud kedatangan kami adalah untuk mengadukan proses pembangunan pasar Babrik yang dinilai tidak transparan dan tidak terbuka. Bahkan prosesnya kami anggap tak wajar karena tanpa berkomunikasi dengan para pedagang lama," ujar Susanto, salah seorang pedagang.

Diceritakannya bahwa awalnya para pedagang telah menempati kiosnya sudah puluhan tahun. Mereka mewarisi kios mereka dari mbah dan bapak ibu mereka. Sedangkan status kepemilikan kios juga tidak jelas dan pihak kelurahan juga tak mengeluarkan surat legalitas namun tiap tahun selalu membayar iuran. Tiba tiba mereka tidak diundang sosialisasi  tentang pembangunan pasar namun kios sudah diberi patok pembangunan, sehingga membuat mereka bingung terhadap proses pebangunan pasar oleh investor. Sedangkan pihak desa terutama lurah desa berdalih  tidak mengetahui proses kedatangan investor pembangunan. Ternyata kemudian diketahui sudah ada surat surat perjanjian antara pihak desa dengan pihak investor dan juga ditanda tangani BPD. bahkan kios yang dibangun nantinya akan dijual dengan harga Rp.260 juta atau diangsur selama 20 tahun.

Ketua Komisi A, Agus Salim dalam tanggapannya menyatakan akan melakukan konfirmasi ke pihak desa setelah acara reses DPRD. " kami akan melakukan pencermatan terhadap masalah ini dengan koordinasi dengan Komisi B mengingat ada ketidak transaparanan dalam pembangunan pasar Bribik Argorejo. Kita harapkan apa yang menjadi keluhan pedagang dapat diselesaikan, dan mereka mendapatkan kepastian," ujar Agus Salim,

Senada Jumakir anggota Komisi A juga mengharapkan adanya keterbukaan dalam proses pembangunan kios pasar Bribik yang merupakan pasar desa. " Sebagaimana kita ketahui bahwa nantinya diharapkan Sedayu juga semakin ramai dan pasar ini menjadi pasar modern dan mampu bersaing dengan daerah lain." ujarnya. Komisi A akan menindaklanjuti aduan para pedagang, namuntidak dalam waktu dekat mengingat agenda DPR yang sudah terjadwal, mungkin baru sesudah acara Bintek akan diagendakan ke Sedayu.

 



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.