Sidak Komisi B ke Dusun Nawungan, Selopamioro

Kamis Kliwon, 12 Agustus 2021 16:50 WIB ∼ 84 Komentar (0)

Foto Berita
Kamis (12/8) Komisi B melaksanakan sidak di Dusun Nawungan , Selopamioro, Imogiri, Bantul. Sidak dihadiri Wildan Nafis selaku Ketua Komisi , Aryunadi selaku Wakil Ketua Komis B, Bibit Rustamta, Arif Haryanto, Mahmudin, selaku anggota Komisi B. Wildan Nafis, Ketua Komisi B mengatakan maksud dan tujuan Komisi B mendatangi lokasi tersebut untuk mengetahui kronologi permasalahan. Kepala Dusun setempat menjelaskan, Sigit (pembeli bawang merah) dikenalkan dengan salah satu orang dari Dinas Pertanian. "Antara Pak Sigit dan petani sudah membuat kesepakatan sendiri, tanpa pengetahuan dinas terkait", kata kepala dusun. Sigit melaksanakan sekolah lapangan dan sosialisasi di aula desa setempat. Bapak Juriyanto, selaku Dukuh Nawungan menceritakan kronologi kejadian. "Total pembelian 498 juta, pembayaran yang dilakukan Sigit dilakukan secara bertahap. Pertama, sebesar 60 juta, kedua 60 juta, dan ketiga 10 juta. Sigit berjanji akan melunasi melalui transfer. Duku Nawungan menambahkan bahwa Sigit berjanji akan membayar kekurangan pada Sabtu, 14 Agustus 2021. "Tinggal menunggu saja, hari Sabtu benar dibayarkan atau tidak", tambahnya. Jauhari, selaku Ketua Kelompok Tani mengatakan "Sudah 1,5 bulan belum dibayar, sudah lebih dari 10 kali ditagih belum juga dibayar", katanya. Total kekurangan yang belum terbayar sebanyak 368 juta, dengan rincian dari 60 Petani, masih 30 petani yang belum terbayar. Sigit mengaku mempunyai PT namanya PT 3M. Aparat penegak hukum belum ada yang menangani karna belum melaporkan. Sudah dilakukan pelelangan, lelang pertama dihadiri BPD dan Dinas Pertanian, lelang kedua dihadiri oleh Bupati Bantul. Aryunadi menambahkan, Komisi B akan mengambil langkah diantaranya, mendorong dinas terkait secar serius dalam membantu penyelesaaian kekurangan tersebut, kepada pihak untuk bertanggung jawab secara nyata,. "Semoga bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat serta pemerintah terkait permasalahan ini. Saya berharap, petani harus selalu didampingi untuk menjadi petani profesional", tutupnya.


Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.