Komisi B Menilai Watu Lumbung Tidak Tepat untuk Uji Coba Pembukaan Wisata

Kamis Pon, 9 September 2021 20:06 WIB ∼ 28 Komentar (0)

Foto Berita

Kamis (9/9) Komisi B DPRD Kabupaten Bantul mengunjungi objek wisata Watu Lumbung yang terletak di Kapanewon Kretek. Kunjungan ini didasari atas terpilihnya Watu Lumbung sebagai uji coba pembukaan objek wisata. Komisi B menilai Watu Lumbung tidak tepat dijadikan uji coba pembukaan objek wisata, mengingat kondisi Watu Lumbung yang kotor, tidak tertata dengan baik, fasilitas yang tidak memadai, dan tidak dilengkapi standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability).

Ketua Komisi B, Wildan Nafis mengatakan, pemilihan objek wisata yang akan dijadikan uji coba pembukaan wisata di Kabupaten Bantul tidak tepat. Pada inspeksi mendadak (sidak) objek wisata Watu Lumbung, Komisi B tidak mendapati penunjang protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan ataupun handsanitizer. Kawasan ini pun terlihat kumuh dan tidak terurus.

“Kita kaget begitu ada berita bahwa Watu Lumbung menjadi salah satu yang dipilih untuk uji coba. Setelah mendengar itu, kita sidak ke sini dan memang tidak ada fasilitas pendukung protokol kesehatan,” katanya.

Komisi B merasa aneh dengan keputusan Pemerintah Pusat yang memilih Watu Lumbung sebagai tempat pertama untuk uji coba. Wildan menduga, penunjukan ini dilakukan secara sepihak tanpa meminta pertimbangan pemerintah daerah khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.

"Kita lihat banyak fasilitas di objek ini mangkrak, seperti warung-warung, buku-buku di perpustakaan berserakan, dan banyak sampah dedaunan. Kita justru bertanya-tanya, jangan-jangan ini ada oknum yang melobi ke pusat," sambungnya.

Komisi B berharap, pemerintah pusat mengevaluasi, penunjukan Watu Lumbung sebagai tempat uji coba pembukaan objek wisata. Paling tidak, lokasi yang ditunjuk adalah objek wisata yang sudah memiliki fasilitas protokol kesehatan.

"Kan masih ada objek lain yang lebih layak, sudah memiliki fasilitas prokes. Syukur-syukur objek wisata itu bisa memberi dampak ekonomi ke banyak pihak." tutup Wildan.

Seperti diketahui, pemerintah pusat menunjuk Taman Pintar, Ratu Boko, dan Watu Lumbung sebagai uji coba pembukaan objek wisata. Uji coba ini terkait turunnya level PPKM DIY dari level 4 ke level 3.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.