Komisi A Menindaklanjuti Audiensi Gerakan Srimartani Wani Resik

Senin Wage, 25 Oktober 2021 16:45 WIB ∼ 70 Komentar (0)

Foto Berita

Menindaklanjuti aduan dari Gerakan Srimartani Wani Resik terkait dugaan kejanggalan/ketidakwajaran dalam seleksi pamong Kalurahan Srimartani (Jabatan Ulu-Ulu), Komisi A DPRD Kabupaten Bantul pada hari Senin, 25 Oktober 2021 memanggil pihak-pihak yang terlibat dan berkaitan dengan seleksi Ulu-Ulu Kalurahan Srimartani. Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Komisi A dan didampingi oleh anggota Komisi A serta dihadiri oleh Kurniantoro, selaku Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Kabupaten Bantul, perwakilan Gerakan Srimartani Wani Resik, dan pihak UIN, selaku pembuat soal.

Kuniantoro menyampaikan bahwa dalam seleksi pamong Kalurahan Srimartani (Jabatan Ulu-Ulu) tidak ditemukan dugaan kejanggalan.

“Dalam hal ini tidak ditemukan dugaan kejanggalan atau bertentangan dengan Perda tentang pengisian pamong desa” katanya.

Pihak UIN, selaku pembuat soal mengungkapkan bahwa pengerjaan soal disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat itu.

“Pada seleksi kali ini, soal yang dikerjakan tingkat kesulitannya rendah yaitu level mudah sampai dengan sedang. Sehingga soal yang dibuat diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu 40-50 menit saja.” jelasnya.

Selain itu, dijelaskan pula terkait salah satu peserta yang disebut-sebut hanya memerlukan sedikit waktu untuk menyelesaikan soal yang diberikan.

“Pihak kami telah menyiapkan dokumen dan data terkait hal tersebut, apabila peserta yang dimaksud hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mengerjakan dan hasil nilainya maksimal maka patut dicurigai, namun hal ini tidak benar” tambahnya.

Pihak UIN menjamin tes ini bebas dari tindak kecurangan.

“Soal-soal pada saat tes, kami jamin bersih dari tindak kecurangan peserta. Kami telah melakukan observasi dengan melihat gerak-gerik peserta tes, dengan mencatat perilaku peserta saat mengikuti tes” tutupnya.

 



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.