Pansus I DPRD membahas Raperda Penyelenggaraan Pasar Rakyat

Rabu Legi, 27 Oktober 2021 15:53 WIB ∼ 47 Komentar (0)

Foto Berita

Pansus I DPRD Bantul, Pagi ini (Rabu, 27/10) mengadakan kegiatan rapat terkait, Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat. Rapat dipimpin oleh wakil ketua Pansus I, Aryunadi dengan dihadiri oleh beberapa anggota pansus I DPRD.

Sebagaiman diketahui bahwa Pasar Rakyat merupakan salah satu kegiatan perdagangan yang tidak bisa lepas dari kegiatan sehari hari manusia. Pasar rakyat selama ini telah mendorong lajunya roda perekonomian masyarakat di daerah.

Aryunadi mengatakan bahwa pengelolaan  pasar rakyat secara khusus belum diatur dalam bentuk Peraturan Daerah. “ sedangkan tujuan diadakannya perda ini untuk memberi perlindungan, penataan serta pemberdayaan terhadap Pasar Rakyat,” ujar Aryun. Tentunya sebagai upaya agar Pasar rakyat dapat bersaing sejajar dengan pusat perbelanjaan dan pasar modern.

Untuk rapat pertama ini membahas soal rekomendasi Gubernur yang menyarankan agar substansi materi yang akan diatur dalam  Rancangan Peraturan daerah ini dikaji ulang.  Dijelaskan dalam rekomendasi Gubernur bahwa   Undang undang Cipta Kerja sebenarnya yang perlu dijabarkan ada empat obyek pengaturan yaitu pasar rakyat, pusat perbelanjaan,toko swalayan dan perkulakan.   

Aryunadi menyatakan bahwa  Pansus I DPRD Bantul  mempercayakan untuk menyusun ulang draft Raperda sebagaimana hasil dari konsultasi dari Gubernur, sedangkan terkait pokok pokok materi pengaturan akan didiskusikan kemudian mengingat rancangannya Raperda juga belum sesuai harapan dewan.

Sedangan anggota pansus Suradal mengatakan dalam mengangkat Raperda ini nantinya bisa lebih meningkatkan keberadaan pasar rakyat dan masyarakat bisa lebih merasakan keberadaan Raperda ini baik penataannya dan pengelolaanya.  “ Mohon pansus dalam membahasnya tidak melebar dan bisa benar benar mencurahkan pikiran agar Raperda bisa sesuai pikiran DPRD,” ujar Suradal.



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.