BANTUL — Ketua DPRD Kabupaten Bantul, H. Hanung Raharjo, S.T., menerima audiensi dari Organisasi GAPURA Bantul (Gerakan Kolaborasi Pemuda Projotamansari Bantul) dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bantul, Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini dikemas dalam nuansa Syawalan Pemuda sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog konstruktif antara pemuda dan lembaga legislatif daerah.
Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan pemuda dari berbagai organisasi yang tergabung dalam GAPURA Bantul, di antaranya RKP, IPNU-IPPNU, IPM, Fatayat, serta Karang Taruna Kabupaten Bantul. GAPURA Bantul sendiri merupakan gerakan kolaboratif yang diinisiasi oleh berbagai organisasi kepemudaan tersebut dengan semangat kebersamaan dalam mendorong peran aktif pemuda di Kabupaten Bantul.
Dalam kesempatan tersebut, Hanung menyambut baik inisiatif yang digagas oleh GAPURA Bantul serta menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemuda dalam proses pembangunan daerah, terutama dalam memberikan masukan terhadap isu-isu strategis yang dihadapi Kabupaten Bantul.

Dalam sambutannya, Hanung menyampaikan harapannya agar para pemuda dapat menjadi generasi penerus pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa masa depan Kabupaten Bantul berada di tangan generasi muda.
“Terkait dengan keberadaan teman-teman semua selaku elemen pemuda di Kabupaten Bantul, kami berharap ke depan Bantul ini ada di pundak kalian semuanya. Karena tidak mungkin kami yang saat ini di DPRD akan selamanya berada di posisi ini,” ujarnya.
Hanung juga mengapresiasi semangat pemuda yang aktif berorganisasi sebagai indikator pola pikir yang maju dan visioner.
“Ini adalah ciri bahwa ketika teman-teman rajin berorganisasi, punya pikiran maju, dan visioner, Insya Allah itulah yang akan ditunggu oleh Kabupaten Bantul,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kabupaten Bantul saat ini telah menunjukkan berbagai capaian pembangunan yang membanggakan.
“Bantul ini bukan kabupaten yang tertinggal. Kita sudah maju, bahkan beberapa kali di tahun ini mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Ini patut kita banggakan sebagai warga Bantul, sekaligus menjadi motivasi untuk terus membangun daerah,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Hanung juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk terus memperkuat kolaborasi dengan DPRD Kabupaten Bantul.
“Kami berharap dari masing-masing organisasi bisa berkolaborasi dengan DPRD Kabupaten Bantul. Mari bersama-sama memajukan Bantul dengan cara kita, dengan cara panjenengan semua,” pungkasnya.

Melalui forum audiensi ini, berbagai isu strategis daerah dibahas secara terbuka dan dialogis, mulai dari pemberdayaan pemuda, penguatan ekonomi kreatif, hingga peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Suasana diskusi yang hangat dan konstruktif mencerminkan komitmen bersama untuk membangun Bantul yang lebih maju dan inklusif.
Perwakilan GAPURA Bantul menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menciptakan ruang dialog antara pemuda dan DPRD dalam membahas isu-isu strategis daerah. Selain itu, kegiatan yang dikemas dalam Syawalan Pemuda ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi yang berkelanjutan antara pemuda dan pemangku kebijakan.
DPRD Kabupaten Bantul berkomitmen membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya, khususnya bagi kalangan pemuda. Audiensi ini menjadi wujud nyata sinergi antara DPRD dan generasi muda dalam merespons dinamika serta tantangan pembangunan daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara DPRD Kabupaten Bantul dan organisasi kepemudaan semakin erat, serta mampu melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Bantul di masa mendatang. (DF)
